Dari Curhat Badmoodnya Awal Hari ini sampai Dilalog "Kapan Menikah?"

Hari ini benar-benar diluar bayanganku--meskipun aku tidak pernah membayangkan sih bagaimana besok, apa yang akan kukerjakan pun aku jarang menulis to do list di hari sebelumnya. 

Diawali dengan bangun pagi yang cukup awal, aku bisa berangkan untuk morning walking--kebiasaan baruku sebulan ini, lebih pagi. Aku mengambil rute memutar dari rute yang biasa kuambil. Dan surprisingly! I can run further! maksudnya, biasanya aku cuma bisa tahan lari 100 meter aja, ini bisa lari nonstop 3x lipat! dengan jarak yang sama dengan biasanya, aku bisa memangkas waktu 10 menit lebih cepat. Singkatnya, badanku sudah bisa diajak berlari, bukan cuma jalan aja wkwkwk

Lalu, sempat mampir ke Mak Tas , belanja telur dan ubi untuk sarapan. Sampai di kos, kusiapkan alat kukusan untuk kemudian kutinggal mandi. Selesai mandi, bersiap ke sekolah. Pukul 7 lebih 5 aku baru sampai di sekolah.

Tanpa ikut briefing pagi, aku menemani anak-anak kelas 9 untuk mengatur barisan shof sholat, ramai sekali mereka hari ini karena yang mengatur barisan sholat bukan teman-teman komite angkatan, tapi 7 anak yang mendapat hukuman karena bersembunyi ketika dzikir petang bersama. Akhirnya, kesabaranku yang setipis tisu ini sobek juga, sambil menggebrak rak sepatu, meminta mereka untuk tenang dan bersiap membentuk barisan. 

Setelahnya, aku ke lt 3 untuk melihat jamaah sholat kelas 8, ternyata ada 2 anak yang bercanda di tengah-tengah jamaah! setelah sholat, mereka kupanggil, tidak kunjung mendekat, akhirnya kupanggil dengan nada tinggi, terlihat seperti marah-marah. Oke? 2 kali marah di pagi yang


Beberapa jam yang lalu, seperti biasa, menyempatkan untuk berinteraksi dengan anak didikku yang kebetulan lewat. Ada 3 anak dari kelasku di 9C yang duduk bersamaku di meja guru piket lorong kelas-kelas di lantai 2. Tidak banyak sebenarnya yang kita bicarakan, namun tiba-tiba saja kami membahas tentang umur. Mereka mengira aku masih di awal 20-an, entah hanya asal atau berniat menghiburku. Waktu kubilang ustadzah sekarang 27 tahun loh.. Lalu saalah satu menyahuti

"kapan dijemput pangerannya us?"

"hah? menikah maksudnya?"

"iya, nanti kita undang yaa us!"

"emang kamu dateng?"

"berusaha dateng lah us, orang saya musyrifah menikah rumahnya di Gresik saja saya datang, rumah ustadzah dimana emang?"

"sama, di Gresik juga"

"lah iya, dateng saya us" katanya.

Lalu, akupun random pun berlanjut.

***

Pertanyaannya, bagaimana? siap menikah tahun depan? 

Komentar

Postingan Populer